PUNCAK CIREMAI
Tampilkan postingan dengan label ADIK KU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ADIK KU. Tampilkan semua postingan
Minggu, 26 Oktober 2014
Minggu, 27 Oktober 2013
Rabu, 23 Oktober 2013
Punya Saudara Itu untuk Disayang
Oleh: Bambang Irwanto
Messi menggaruk kepalanya. Ia bingung cara mengerjakan PR matematika. Lionel segera menghampiri dan mengajari Messi. "terima kasih, Kak lionel," ucap Messi gembira.
Besoknya, Messi bercerita kepada Arya, teman sebangkunya. "Aku ingin sekali mempunyai saudara agar tidak kesepian dan bisa saling membantu," kata Arya yang ank tunggal.
Buang Iri dan Cemburu
Mempunyai saudara itu menyenangkan. Selain tidak kesepian dan saling membantu, kita juga mempunyai teman bermain dan berbagi cerita. Seandainya kamu disuruh memilih, kamu senang menjadi kakak atau adik?
Ada yang bilang menjadi kakak lebih enak, karena sebagai kakak bisa menyuruh adik dan mendapat uang jajan lebih banyak. Tetapi ada juga yang bilang lebih enak menjadi adik kerena pasti dimanja dan mendapat perhatian lebih dari orangtua.
Sebenarnya sama saja, Mereka yang lebih lahir dahulu disebut kakak dan yang berikutnya disebut adik. Sebagai kakak, kita enggak boleh iri jika orangtua lebih memperhatikan sang adik. Si adik juga tidak boleh cemburu kalau uang jajan kakak lebih banyak. Karena kakak lebih dahulu lahir, wajar jika ia lebih banyak tahu mengenai berbagai hal. Jadi sebagai adik , kita gak boleh marah kalau sang kakak mengajari.
Kakak yang baik pasti akan mengajari hal-hal yang baik. Jangan karena merasa lebih tua, mau seenaknya saja menyuruh dan memarahi sang adik.
Sahabat dan Musuh
Kakak dan Adik bisa menjadi sahabat. kita bisa berbagi perasaan, bercerita apa saja tanpa takut rahasia kita akan disebar ke mana-mana. kalau Saudara kita senang atau sedih, kita pasti akan ikut merasa apa yang dirasakan. Kakak akan siap membela jika ada yang menjahili Sang adik. Begitu pun sang adik akan sedih melihat kakak gagal melakukan sesuatu.
Walau bersaudara, kita juga pasti pernah berselisih pendapat dan marah. Perselisihan bisa timbul karena masalah sepele, misalkan rebutan kamar mandi atau berebut nonton televisi. Kalau sudah begitu, anak yang lebih tua biasanya diminta mengalah. Tapi bukan berarti sang adik boleh menang sendiri terus menerus.
Untuk menghindari berantem antarsaudara, mengalah adalah jalan yang terbaik. Kalaupun kemudian terjadi perselisihan, cepat diselesaikan. jangan membiasakan berlama-lama bermusuhan dengan Adik atau kakak. rugi diri kita sendiri.
Mempunyai saudara, baik menjadi Kakak maupun menjadi Adik, sama-sama menyenangkan. Tetapi jika kita menjadi anak tunggal, kita bisa mencari teman sebanyak-banyaknya. karena teman yang baik bisa seperti saudara. :)
Sumber: Kompas, Minggu 2 juni 2013 hal 28
Jumat, 18 Oktober 2013
Kamis, 18 Oktober 2012
Jumat, 18 Mei 2012
BAndung way
Inilah awal perjalan kami menuju bandung. perjalan ini berawal dari keinginan kami berdua untuk memesan kaos HIMPUNAN MAHASISWA BIOLOGI UNIVERSITAS WIRALODRA (HIMBIO). dengan maksud agar tidak menunggu waktu lama kami berdua berangkat menggunakan kuda besi milik adik saya (ahmad mufasal/bothic) sekitar jam 05 pagi. memang sungguh awal yang melelahkan.
pemberangkatan dimulai dari jam 05 pagi start nya dari kediaman saya yaitu perumahan griya asri jatibarang (BTN BARU JATIBARANG). waktu itu keadaan jalan masih cukup lenggang. fasal, begitulah saya memanggil adik saya. saya berkata " nang fasal, tolong hati2 kalau nyetir motornya" sewaktu diperjalanan. namun tetap saja fasal dengan seenaknya mengendarai kendaraan dengan cukup liar.. hehehhe
dari arah jatibarang kami memecah pagi yang cukup dingin melewati pematangan sawah yang cukup berkabut di kec. TUKDANA indramayu. ditemani rasa kantuk yang masih ada dipelupuk mata. saya melihat banyak makna dalam perjalanan pagi, pada tanggal 12 mei 2012 tepatnya hari sabtu.
perjalan kami waktu itu ditemani para petani yang hendak berangkat kesawah. dilihat dari sisi kanan dan kiri kami mereka dengan semangat membawa cangkul. berharap akan ada cuaca yang mendukung untuk bekerja disawah mereka masing-masing. dari jatibarang menuju tukdana melewati jatitujuh dan arah kadipaten Majalengka.
kami menggunakan jalur kadipaten via jatitujuh untuk menuju ke arah kota sumedang. dari tomo trus melewati paseh dan akhir nya inilah pemberhentian pertama kami.. yaitu menikmati bubur ayam hangan nan mantap adalah menu sarapan pagi adik saya. berhubung saya waktu itu sudah sarapan dirumah, maka kami hanya memesan 1 porsi untuk fasal aja.. dan ini lah gambar sang penyaji bubur yang memberi sumber tenaga bagi adik saya.. bubur ayam hangat khas sumedang dan hanya dengan merogoh kocek kantong saya sebesar lima ribu perak.. hehehhehe
![]() | |
| sekitar jam 07.45 kami duduk memesan 1 porsi saja untuk fasal,
sembari istirahat melihat kota sumedang yang cukup ramai waktu itu.
dikarenakan berbarengan dengan waktu masuk sekolah untuk pada penuntut
ilmu dan untuk orang-orang yang mencari nafkah pun ikut serta dalam
keramaian kota sumedang. dan ini lah gambar mangkok yang buburnya telah dihabiskan oleh fasal.. wkwkwkkwk |
inilah gambar saya ambil dari tempat duduk saya saat beristirahat di sumedang
Langganan:
Postingan (Atom)












